Kesempurnaan Doa

Jika muncul kerinduanmu padaKu, jumpailah Aku dalam doa-doamu Nak, Aku akan menghampirimu. Tak penting bahasa mana yang kau gunakan, Aku akan mengerti karena Aku adalah samudera bahasa. Tapi diantara semua bahasa, Aku paling mudah tersentuh oleh bahasa hati, bahasa yang mengalir murni dari kedalaman Jiwamu.



Aku mendengar tangis dalam doa kesedihan atas penderitaanmu. Aku merasakan itu AnakKu. Namun dalam kekuasaanKu yang tak terbatas, Aku tetap tak selalu kuasa menghilangkan seketika semua penderitaanmu itu. Sebab kau sendirilah yang telah memilih jenis penderitaan itu sebagai caramu memahami kehidupan.

Sesungguhnya penderitaan itu hanyalah penderitaan bagi pikiranmu, bukan bagi diri sejatimu sebagai Jiwa. Keinginan agar terbebas dari penderitaan itu hanyalah keinginan pikiran dan tubuhmu yang tak kuasa lagi menahannya. Tapi bagi Jiwamu, itulah kepahitan yang kau butuhkan untuk mengalami pemurnian.

Kau telah lama memilih peran kehidupanmu sendiri beserta segala suka duka yang akan kau alami dalam tubuh pilihanmu itu. Kau memilih semua itu untuk bisa merasakan kesempurnaan hidup yang dipenuhi segala dualitas. Dalam kehidupan yang kau pilih ini, kau sedang belajar menerima suka-duka dan segala dualitas lainnya sebagai bagian dari kesemestaanmu. Maka rasakanlah segala kesedihan dalam penderitaan dan kegembiraan dalam kebahagiaanmu. Itu akan memperkaya pengalamanmu akan rasa hati.

Aku hanya menjadikan diriKu sebagai tujuan dari pencapaian agar kau mampu menerima dan merasakan suka-duka serta segala dualitas hidup dengan cara yang sama. Bila kau berhasil melampaui semua itu dalam suasana hati yang tenang dan mengalir dalam rasa memiliki yang ikhlas, kau sedang mendekat pada kesemestaanKu.

Namun begitu anakKu, jika kesedihan itu tetap tak kuasa kau jalani, datanglah saja padaKu dalam doa-doamu. KehadiranKu akan menguatkan hatimu dan memberimu ketenangan untuk bisa menjalaninya sampai tiba saatnya kesedihan itu berlalu.

Di kehidupan ini tidak ada yang tak berlalu. Semua pada akhirnya akan berlalu juga. Kesedihan, kebahagiaan, kemarahan, kesenangan, semua itu bukanlah keabadian dan pasti akan berganti. Kau hanya memerlukan kesadaran dan kesabaran untuk melewatinya.

Hari ini Kuajarkan padamu tentang kesempurnaan doa agar doamu itu menggerakkan semua kecerdasan semesta untuk memenuhi harapanmu. Jika bagimu doa adalah rangkaian kata-kata rahasia untuk kau ucapkan padaKu, maka bagiKu doa adalah semua bahasa hatimu yang terucap atau pun tak terucap namun diliputi keyakinan dan rasa.

Doa bagiKu adalah pikiran yang terkatakan dan kau jalankan sebagai perilakumu. Doa adalah juga kata-kata yang menjadi pikiran dan perilakumu. Terakhir, doa adalah perilaku dalam pikiran dan kata-katamu. Jika kau telah memahami keseluruhan makna doa bagiKu, kau akan mengerti bahwa pikiran, kata-kata dan perbuatanmu sendiri adalah doa keseharianmu kepadaKu.

Dengan cara pandang inilah maka kesempurnaan doamu baru akan tercapai ketika pikiran, kata dan perilakumu selalu selaras dengan isi doa yang kau panjatkan padaKu. Jika kau memohon kebahagiaan dariKu, berikanlah bahan-bahan kebahagiaan itu lewat kata-kata dan perilakumu pada orang lain, karena Aku ada pada orang itu.

Aku mendengar doamu sepanjang hari. Jika isi doa itu tidak selaras antara apa yang kau ucapkan dalam sujud sembahmu dengan apa yang kau panjatkan melalui kata-kata dan perilaku dalam kehidupan keseharianmu, Aku masih harus menunggu kepastian dari apa yang paling kau inginkan. Aku tidak berhak menentukan pilihanmu, kaulah yang berhak atas dirimu sendiri selama pembelajaran kehidupan ini. Aku hanya bisa membantumu mencapai pilihan yang telah kau yakini sepenuhnya.

Jika bagi pemahamanmu selama ini Akulah yang menentukan segala aspek kehidupanmu, maka hari ini sekali lagi harus kutegaskan bahwa Aku hanya menentukan bagimu apa yang telah menjadi pilihan dari keyakinan hatimu. Belajarlah menentukan pilihanmu dengan penuh keyakinan dan biarkan kemudian Aku mengantarmu pada pencapaian atas pilihan itu.

Dalam posisiKu sebagai Ayah-Ibu semesta, sujud doamu adalah pintu terbuka yang mempertemukan Kita dalam ruang kerinduan yang sama. Menangislah jika kau rasakan kehadiranKu dalam doamu. Itulah saat Aku memeluk hatimu dalam kebahagiaanKu. Tertawalah jika kau telah rasakan kebahagiaan pertemuan denganKu. Jika kau telah mencapai kesempurnaan doa, disitulah kau akan menyadari kehadiranKu selalu bersamamu sepanjang jaman.

Sumber Penulis : W. Mustika
Saat Semesta Berbicara
Previous
Next Post »