Pikiran Dan Agama

Aku adalah cahaya kecerdasan yang memenuhi alam semesta. Aku menciptakan alam ini dengan kreasi dari kecerdasanKu yang tak terbatas. Aku menggunakan pikiran sebagai wujud dari kecerdasan semestaKu yang tak berwujud. Diantara wujud pikiran yang nyaris menyimpan sempurna kecerdasanKu adalah wujud pikiran manusia. Meski demikian, kesempurnaan dari kecerdasanKu masih terjebak dalam keterbatasan pikiran manusia.


Lebih banyak dari kalian hanya menggunakan pikiran kalian yang berkembang selama berada dalam kehidupan jasmani. Itu bukanlah mewakili kecerdasanKu melainkan hanya percikan sangat kecil dari samudera kecerdasanKu. Hanya saat kecerdasanKu sepenuhnya menggunakan pikiran sadar manusia, disitulah Aku akan menunjukkan padamu segala kuasa dari kesejatianKu.

Pikiran kalian pun adalah hasil kreasi dari kecerdasan semestaKu. Dengan pikiran kalian itulah Aku mencipta, memelihara dan mengembalikan seluruh isi kehidupan yang telah Kuciptakan di dunia. Pikiran kalian adalah jejak-jejak kecerdasanKu yang bisa kalian nikmati di kehidupan dunia.

Namun sayang AnakKu, kesadaran yang terbatas itu membuat kebanyakan kalian tidak mampu menggunakan dengan sempurna jejak kecerdasanKu dalam pikiran kalian. Akibatnya, kalian tidak mampu memahami sepenuhnya bagaimana menggunakan sebagian kecerdasanKu yang tersimpan dalam pikiran sadar kalian.

Aku melengkapi tubuh manusia yang kau tempati itu dengan hati dan pikiran yang menyimpan kecerdasanKu agar dengannya kau bisa bertumbuh dalam pemahaman akan diri sejatimu yang lebih besar. Aku menggunakan pikiran itu untuk menyampaikan pesan-pesanKu bagi kehidupan kalian.

Untuk menyampaikan pesan-pesan kesadaran bagi kehidupanmu, Aku telah berkali-kali datang di dunia ini sepanjang jaman. Aku telah menuliskan pesan-pesan itu dalam kitab yang kemudian kalian sucikan. Aku hadir sebagai manusia yang kalian hormati sebagai pemimpin spiritual. Aku datang sebagai guru-guru kehidupan, bahkan sebagai orang yang tidak pernah kalian duga adalah diriKu.

Semua kehadiran itu Kulakukan untuk menyadarkan kalian agar kembali menggunakan pikiran sebagai alat untuk mencapai cahaya kesadaran semestaKu. Aku bahkan telah menciptakan agama-agama, kepercayaan, keyakinan dan tradisi. Semua itu hanya agar kalian mampu menggunakan pikiran yang Kulengkapkan pada tubuhmu itu untuk tujuan perjalanan tugas dirimu sebagai Jiwa yang penuh cinta kasih.


Previous
Next Post »